Ternate, ( jendelahukum.net ) — Shalom. Dalam rangka membangkitkan semangat kerohanian dan persatuan antarumat beragama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (DPD API) Provinsi Maluku Utara, Pendeta Yoksan Tomo, menyampaikan imbauan penting terkait pelaksanaan gerakan doa dan penyembahan serentak bertajuk “Indonesia Menyembah”.
“Shalom, saya Pendeta Yoksan Tomo, Ketua DPD Asosiasi Pendeta Indonesia Provinsi Maluku Utara.
Kami mengajak seluruh elemen gereja dan umat beriman untuk bersama-sama melaksanakan Gerakan Doa dan Penyembahan Serentak secara bersatu hati. Mari kita melaksanakan penyembahan dengan satu hati dan satu tujuan bagi Indonesia, selama kurang lebih satu jam di setiap gereja, di setiap daerah, dan di mana pun kita berada di seluruh wilayah Provinsi Maluku Utara, tepatnya pada hari Minggu, 7 Juni 2026.
Khususnya, kita juga akan mempersembahkan doa-doa syafaat bagi Provinsi Maluku Utara. Kita berdoa agar daerah tercinta ini senantiasa bangkit, maju, dan sejahtera. Saya percaya dan yakin, apabila seluruh denominasi gereja di sini bersatu hati mendoakan daerah dan negeri kita, maka Tuhan pasti akan melimpahkan berkat-Nya atas kita semua.
Oleh sebab itu, saya menghimbau kepada seluruh Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pendeta Indonesia di seluruh 10 Kabupaten/Kota se-Maluku Utara: marilah kita bangkit bersama, menyatukan suara, dan mengangkat doa agar bangsa Indonesia senantiasa dipulihkan oleh Tuhan.
Selamat melaksanakan persekutuan ini. Mari kita bersatu demi bangsa dan negara, serta Maluku Utara yang kita cintai. Tuhan memberkati. Amin.”
Tentang Gerakan “Indonesia Menyembah”
Di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan keadaan dunia saat ini, gerakan ini diinisiasi sebagai panggilan bagi umat Tuhan untuk kembali bersatu dalam doa dan penyembahan. Berlandaskan ayat 2 Tawarikh 7:14:
“Jika umat-Ku yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, serta berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga, mengampuni dosa mereka dan memulihkan negeri mereka.”
Melalui gerakan ini, diharapkan doa bersama akan mendatangkan damai sejahtera, pemulihan, dan pengharapan baru bagi seluruh penjuru negeri.
Ketentuan Pelaksanaan :
📅 Hari/Tanggal: Minggu, 7 Juni 2026
⏱️ Durasi: ± 1 Jam
🕒 Waktu: Disesuaikan dengan jadwal masing-masing gereja — dapat digabungkan dengan ibadah rutin atau dilaksanakan secara terpisah
📍 Lokasi: Fleksibel — di gedung gereja, rumah doa, komunitas, tempat terbuka, atau lokasi lain yang disepakati
Rangkaian kegiatan:
✅ Doa syafaat bagi Indonesia
✅ Pujian dan penyembahan
✅ Deklarasi Firman Tuhan
✅ Persekutuan doa bersama
Satu Hati. Satu Doa. Satu Penyembahan bagi Indonesia Tercinta.
Bersatu dalam Doa, Indonesia Akan Dipulihkan.
( Bung Nuel )
