Patani Timur, Halmahera Tengah, 12 juni 2016 ( Jendelabukum.net ) Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-80, jajaran Polsek Patani Timur menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan berupa gotong royong pembersihan dan perawatan Masjid Desa Palo, yang terletak di Kecamatan Patani Timur, Kabupaten Halmahera Tengah. Kegiatan yang sarat makna kebersamaan ini dilaksanakan pada dini hari, Jumat, 12 Juni 2026, bertepatan dengan semangat pengabdian yang menjadi jiwa institusi kepolisian.
Mengusung tema “Bhayangkara Melayani, Bersama Masyarakat Membangun Lingkungan Bersih dan Nyaman”, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Patani Timur, AI PTU Ahmad. Beliau didampingi oleh para perwira dan anggota Polsek Patani Timur, serta sejumlah personel dari Pos Pol setempat. Keikutsertaan masyarakat Desa Palo juga menjadi nyawa utama kegiatan ini, di mana warga dari berbagai kalangan usia, mulai dari pemuda hingga tokoh masyarakat, hadir secara sukarela untuk bergotong royong.
Kegiatan sengaja dimulai sejak pukul 03.30 pagi, dengan pertimbangan agar pelaksanaannya tidak mengganggu aktivitas harian warga dan tetap menjaga kekhusyukan lingkungan sekitar. Sejak awal, suasana kebersamaan sudah terasa kental, di mana aparat kepolisian dan warga bekerja bahu-membahu tanpa sekat jabatan maupun status sosial.
Dalam sambutan dan keterangan resminya, Kapolsek Patani Timur, AI PTU Ahmad, menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-80 ini dijadikan momentum yang tepat untuk mempertegas kembali komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, pengabdian tidak selalu harus dilakukan melalui tugas-tugas kepolisian yang bersifat teknis, melainkan juga dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi kepentingan umum.
“Momen peringatan HUT Bhayangkara ke-80 ini kami maknai sebagai pengingat untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi dan bekerja sama. Kegiatan pembersihan masjid ini adalah wujud nyata sinergi antara Polri dan warga. Bagi kami, membersihkan tempat ibadah bukan sekadar soal kebersihan fisik bangunan dan lingkungan, melainkan juga upaya mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan kembali semangat kebersamaan, serta membangun kepercayaan yang lebih kokoh,” tegas AI PTU Ahmad.
Selama kurang lebih dua jam pelaksanaan, para peserta kegiatan membagi tugas secara efisien. Sebagian tim bertugas membersihkan halaman luar masjid, memotong rumput liar, menyapu jalan setapak, dan membuang sampah-sampah yang menumpuk. Sebagian lagi fokus membersihkan bagian dalam, mulai dari ruang shalat utama, serambi, hingga merapikan tempat wudhu dan fasilitas penunjang lainnya. Hasilnya, masjid yang sebelumnya terlihat kurang terawat kini tampak lebih bersih, rapi, dan segar.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Banyak warga yang turut membawa peralatan kebersihan sendiri dan aktif bekerja sama dengan para polisi. Mereka menyambut baik inisiatif yang diambil oleh Polsek Patani Timur ini, menilai hal tersebut merupakan langkah positif yang memperlihatkan wajah kepolisian yang ramah dan peduli.
Kepala Desa Palo, dalam kesempatan terpisah, juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian dan kepedulian pihak kepolisian terhadap keberadaan tempat ibadah di desanya. Ia menegaskan bahwa masjid merupakan pusat kegiatan spiritual dan sosial masyarakat, sehingga menjaga kebersihannya adalah tanggung jawab bersama.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tempat ibadah yang bersih, nyaman, dan terawat tentunya akan menciptakan suasana yang khidmat bagi siapa saja yang beribadah di sini. Lebih dari itu, kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat Desa Palo terjalin dengan sangat harmonis dan saling mendukung. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga selamanya,” ujarnya dengan penuh haru.
Kegiatan pembersihan masjid ini merupakan salah satu dari serangkaian rangkaian acara yang disusun oleh Polsek Patani Timur dalam menyemarakkan HUT Bhayangkara ke-80. Diharapkan, melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat seperti ini, kepercayaan publik terhadap institusi Polri dapat terus meningkat, serta hubungan kemitraan yang erat antara polisi dan masyarakat (Polmas) di wilayah Kecamatan Patani Timur dapat terus terpelihara dan semakin kuat ke depannya.
Red/”BUNG”
