Lukulamo, Jendela Hukum.id – 14 Juni 2026, Segala puji dan syukur dipanjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan penyertaan-Nya, pelaksanaan evaluasi keputusan hasil Persidangan Sidi Jemaat GMIH Efata Lukulamo, Wilayah Pelayanan Weda Tengah, dapat diselenggarakan dengan tertib, lancar, dan diwarnai semangat persekutuan yang utuh. Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu, 14 Juni 2026 ini dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan jemaat, majelis penatua, diaken, pengurus bidang pelayanan, serta perwakilan warga jemaat yang hadir dengan kesadaran penuh untuk membangun bersama rumah Tuhan.
Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas administrasi belaka, melainkan menjadi momen penting untuk meninjau secara mendalam dan tajam seluruh keputusan yang telah disepakati dalam persidangan sebelumnya. Melalui dinamika ibadah dan pertukaran pikiran yang terbuka, jujur, dan konstruktif, peserta pertemuan mengkaji apa yang telah berjalan dengan baik, apa yang masih menjadi hambatan, serta langkah perbaikan apa yang harus segera diambil. Tidak ada yang ditutup-tutupi; segala kekurangan disampaikan secara lugas, sementara keberhasilan dijadikan dorongan untuk melangkah lebih maju.
Dari proses diskusi yang mendalam tersebut, lahirlah berbagai langkah praktis dan terukur yang disepakati bersama. Pertama, terkait pengembangan teknis pelayanan rohani: disepakati akan diadakan pelatihan berkala bagi petugas ibadah, peningkatan kualitas khotbah dan pembinaan iman, serta penataan sistem pelayanan agar lebih tertib, teratur, dan mampu menjawab kebutuhan rohani seluruh lapisan umat — mulai dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua. Hal ini menjadi perhatian utama agar pelayanan jemaat tidak berjalan di tempat, melainkan terus mengalami kemajuan yang nyata.
Kedua, menyangkut percepatan pembangunan sarana dan prasarana pelayanan. Peserta pertemuan dengan tegas menyatakan bahwa pembangunan rumah ibadah dan fasilitas penunjang tidak boleh tertunda-tunda lagi. Oleh karena itu, disusunlah jadwal kerja yang jelas, pembagian tugas yang adil dan tegas, serta mekanisme pengumpulan dan pengelolaan dana yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Semua ini dilakukan agar apa yang telah direncanakan dapat segera terwujud, demi kenyamanan dan kelancaran ibadah bersama.
Di akhir pertemuan, disampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah hadir, memberikan sumbangan pikiran, tenaga, maupun materi. Semangat kebersamaan ini ditekankan sebagai modal utama dalam melangkah ke depan. Seluruh komponen jemaat diajak untuk bersatu hati, bersatu pikiran, dan bergerak serentak, dengan satu tekad yang bulat: mewujudkan Jemaat GMIH Efata Lukulamo yang Utuh dalam iman, Mandiri dalam pelayanan, dan Misioner dalam bersaksi.
Dengan demikian, hasil evaluasi ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai catatan semata, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata. Ke depan, kemajuan jemaat akan terus diawasi dan dievaluasi secara berkala agar tujuan mulia ini dapat dicapai dengan sebaik-baiknya, dan nama Tuhan senantiasa dipermuliakan di tengah-tengah umat-Nya.
Red/”Bung”
