Foto Pengurus Baru PC GP Ansor Halmahera Selatan, Bersama Tamu Undangan ( Jendela Hukum.net)
HALSEL, JendelaHukum.net – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, masa khidmah 2026–2030 resmi dilantik oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah.
Pelantikan atau inaugurasi tersebut mengusung tema “Resurgence Gerakan Pemuda Ansor Halmahera Selatan: Bangkit, Berkhidmah, Berdampak” dan berlangsung di Aula Hotel Buana Lipu, Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PW GP Ansor Maluku Utara Syarif Abdullah, Sekretaris PW GP Ansor Maluku Utara Yuhlif Assagaf, jajaran Nahdlatul Ulama (NU) Halmahera Selatan, Dandim 1502 Labuha, sejumlah organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Cipayung, jajaran pengurus GP Ansor Halsel, Ketua DPD KNPI Halsel Sefnas Tagaku, Ketua DPC GAMKI Halsel Van Costan E. E. Galouw, serta Ketua PMI Halsel Sarfri Talib.
Hadir pula jajaran pengurus dan kader GP Ansor serta sejumlah tokoh dan undangan lainnya.

Rangkaian Acara
Rangkaian inaugurasi diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars GP Ansor.
Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, Ikram Senen, sebelum memasuki agenda utama, yakni pembacaan pengukuhan Pimpinan Cabang GP Ansor Halmahera Selatan masa khidmah 2026–2030 oleh Sekretaris PW GP Ansor Maluku Utara, Yuhlif Assagaf.
Setelah pengukuhan, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua PC GP Ansor Halsel, pemutaran video profil atau kegiatan GP Ansor, serta sambutan Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah.
Dalam kegiatan tersebut juga diperkenalkan jajaran Dewan Penasehat PC GP Ansor Halsel, di antaranya Muhklis Jafar dan Gafar Tuanany.
Ketua PC GP Ansor Halsel Dorong Kemandirian Organisasi
Ketua PC GP Ansor Halmahera Selatan, Muhlis Usman, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan periode 2026–2030 harus mampu membawa perubahan nyata terhadap gerakan organisasi.
Menurut Muhlis, GP Ansor Halsel tidak boleh hanya menjadi organisasi yang menghasilkan wacana, tetapi harus mampu melahirkan program konkret yang memberikan manfaat bagi kader dan masyarakat.
“Orientasi organisasi sekarang adalah kita tidak lagi mau tenteng-tenteng proposal. Kita ingin mendorong kemandirian organisasi dan kemandirian kader-kader,” kata Muhlis.
Ia menjelaskan, salah satu fokus kepengurusan baru adalah membangun kemandirian organisasi melalui pengembangan usaha produktif dan program berbasis kemitraan.
GP Ansor Halsel, kata dia, juga telah menyiapkan sejumlah program layanan berbasis kemitraan yang diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi kader sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses terhadap berbagai layanan.
“Bagaimana kita harus membuka peluang-peluang yang ada. Kita juga ingin mendorong program-program pemerintah dan hadir menjadi mediator bagi masyarakat,” ujarnya.
Muhlis juga memperkenalkan Kedai Inspirasi yang berada di sekretariat GP Ansor Halsel. Kedai tersebut diarahkan sebagai ruang produktif bagi kader sekaligus menjadi wadah pengembangan usaha.
Sejumlah produk yang disajikan dalam kegiatan inaugurasi juga merupakan hasil usaha kader Ansor, antara lain minuman berbahan jagung seperti es jagung Hawaii dan jasuke atau jagung, susu, dan keju.
Menurutnya, pengembangan usaha tersebut merupakan bagian dari upaya membangun karakter kader yang produktif dan mandiri.

Ansor Diminta Ambil Peran dalam Pembangunan
Muhlis juga mengajak seluruh kader GP Ansor Halsel untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan lainnya.
Ia menilai kader Ansor harus mengambil bagian dalam berbagai program pembangunan, terutama program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.
“Ketahanan pangan di bidang pertanian harus kita dorong. Kita harus berkolaborasi dan ikut serta dalam program-program pemerintah,” katanya.
Ia berharap kepengurusan masa khidmah 2026–2030 mampu mengubah paradigma organisasi menjadi lebih produktif, mandiri, dan dekat dengan masyarakat.
“Kita ingin Ansor hadir di tengah masyarakat. Jangan hanya wacana, tetapi harus ada kerja nyata yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Ketua PW Ansor Maluku Utara Sampaikan Pesan “BISA”
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembentukan dan pelantikan kepengurusan PC GP Ansor Halsel masa khidmah 2026–2030.
Syarif secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Yuhlif Assagaf yang selama kurang lebih tiga bulan menjalankan tugas sebagai Penjabat (Pj) dalam proses persiapan kepengurusan GP Ansor Halmahera Selatan.
Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan proses kaderisasi dan memperkuat keberadaan GP Ansor di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Syarif menitipkan satu kata kepada para sahabat yang baru dilantik, yakni “BISA”.
Menurutnya, BISA dapat menjadi spirit bagi kader GP Ansor Halsel dalam menjalankan roda organisasi.
BISA dimaknai sebagai semangat untuk mendorong Bisnis, Inovasi dan teknologi, Sumber Daya Manusia (SDM), serta menjadikan Ansor sebagai ruang bagi anak muda untuk berkumpul, belajar, dan berkembang.
“BISA harus menjadi spirit bagi gerakan pemuda Ansor Halmahera Selatan,” pesan Syarif.
Ia berharap kader Ansor mampu mengembangkan potensi yang dimiliki daerah, membangun inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menciptakan ruang-ruang produktif bagi generasi muda.
Meneguhkan Pengabdian
Inaugurasi PC GP Ansor Halmahera Selatan masa khidmah 2026–2030 tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan amanah organisasi dengan semangat bangkit, berkhidmah, dan berdampak.
Melalui kepengurusan baru, GP Ansor Halsel diharapkan tidak hanya memperkuat konsolidasi internal dan kaderisasi, tetapi juga mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah, organisasi kepemudaan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dengan semangat tersebut, GP Ansor Halsel menegaskan komitmennya untuk menghadirkan gerakan kepemudaan yang produktif, mandiri, inovatif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Halmahera Selatan.//RS
